Kamis, 21 Maret 2019

Wow, 76 Ribu APK di Jateng Dicopoti

12 Februari 2019, 14:41:02 WIB

JawaPos.com – Tak kurang dari 76.015 buah alat peraga kampanye (APK) ditertibkan di Jateng. Ribuan APK ini diturunkan dalam tempo sejak dimulainya masa kampanye 23 September 2018 kemarin sampai tanggal 3 Februari 2019 kemarin.

Divisi Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jawa Tengah Rofiuddin mengatakan, APK tersebut ditertibkan lantaran pemasangannya menyalahi aturan dan ketentuan hukum lainnya. Dalam penertibannya, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Kepolisian turut dilibatkan.

“76.015 APK yang dicopoti itu terdiri dari berbagai jenis, mulai dari baliho, poster, reklame, spanduk, stiker, banner dan lain-lain. Jumlah APK itu terus meningkat dari waktu ke waktu,” kata Rofiuddin, Selasa (12/2).

Penertiban APK
APK yang ditertibkan Bawaslu ini tersebar di hampir 35 kabupaten/kota di Jateng. (dok. Bawaslu Jateng)

Selain jenis-jenis yang sudah ia sebutkan di atas, adapun APK lain yakni di-branding mobil yang ikut dicopoti. Jumlahnya mencapai 589 buah temuan. “Sesuai aturan, APK di kendaraan umum tidak diperbolehkan,” sambungnya.

Pria yang akrab disapa Rofi ini merinci, APK yang ditertibkan Bawaslu ini tersebar di hampir 35 kabupaten/kota di Jateng. Saat ini di beberapa lokasi masih dalam proses pencopotan APK melanggar aturan. Karena itulah ia memprediksi 76.015 bukan angka akhir.

Menurut Rofi, selain puluhan ribu APK yang ditertibkan itu, sebetulnya masih ada APK yang difasilitasi negara melalui KPU. Tapi sampai sekarang masih ada yang belum dipasang oleh peserta pemilu. Alasannya pun beragam, mulai dari tak punya tenaga, tak ada biaya, masih dalam koordinasi pemasangan dan lain sebagainya. 

“Selain ini potret pemborosan anggaran negara juga menyangkut soal hak publik terkait informasi tentang program, visi, misi dan citra diri peserta pemilu,” tegasnya.

Lebih jauh, dirinya memastikan bahwa dalam tiap tindakan penertiban ini, pihaknya tak pernah asal-asalan. Ada pendataan dan pengkajian mendalam dalam menentukan melanggar tidaknya APK.

“Beberapa ketentuan pemasangan APK antara lain tidak boleh dipasang di pohon, tiang listrik, tempat ibadah, tempat pendidikan, hingga beberapa ruas jalan yang memang harus bebas dari APK,” terangnya.

Di samping mengacu pada Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, pemasangan APK ini wajib mengikuti ketentuan sesuai dengan peraturan di daerah masing-masing. “Bawaslu mendesak kepada peserta pemilu agar taat aturan dalam melakukan kampanye,” tandasnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Tunggul Kumoro

Wow, 76 Ribu APK di Jateng Dicopoti