Selasa, 19 Februari 2019

Pertanyakan 3 Tahun Kepemimpinan IP-NA, Mahasiswa Gelar Demonstrasi

12 Februari 2019, 19:09:27 WIB

JawaPos.com - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumatera Barat (Sumbar) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Gubernur Sumbar, Selasa (12/2). Mereka menuntut penyelesaian berbagai persoalan yang terjadi sepanjang tiga tahun kepemimpinan Gubernur Irwan Prayitno (IP) dan Wakil Gubernur Nasrul Abit (NA).

Selain itu, ratusan mahasiswa yang tergabung dari berbagai Perguruan Tinggi (PT) di Padang ini juga mengklaim, tiga tahun memimpin Sumbar, Irwan-Nasrul Abit tidak berbuat apa-apa. Bahkan, demontrans yang beraksi mulai pukul 14. 25 WIB itu membawa spanduk bertuliskan "3 Tahun IP-NA Npain Aja?".

Massa mulai gerah karena setelah 40 menit lebih berorasi. Sebab, Gubernur maupun Wakil Gubernur tak kunjung mendatangi pendemo. Bahkan, mereka meneriaki Gubernur dan Wagub penakut.

"IP-Na bolos, IP-NA bolos, IP-NA bolos," teriak salah seorang peserta yang diikuti demonstran lainnya.

Koordinator lapangan (Korlap), Nanda Harahap mengatakan, aksi demontrasi ini untuk menyampaikan beberapa aspirasi masyarakat. Pihaknya juga mempertanyakan kinerja IP-NA yang sudah tiga tahun memimpin.

"Masih banyak persoalan yang kami anggap belum tuntas di masa kepemimpinan IP-NA," terang Nanda.

Mahasiswa ini menuntut penuntutan kasus SPJ fiktif yang menyeret pejabat di Dinas PUPR Sumbar. Lalu, menuntut Pemprov Sumbar menuntaskan penanganan LGBT yang masih berkutat di rencana. Mahasiswa juga menyuarakan nasib guru honorer.

Mahasiswa juga mendesak Pemerintah melanjutkan pembangunan Tol Padang-Pekanbaru. Dengan catatan, selesaikan ganti-rugi masyarakat. "Jangan hargai murah tanah masyarakat (pembebasan lahan tol). Tuntaskan kasus SPj fiktif," katanya.

Menanggapi aksi itu, Kepala Kesbangpol Sumbar Nazwir menyebutkan, Gubernur dan Wakil Gubernur sedang tidak berada di tempat. Keduanya sedang dinas ke luar kota. Tersebab itu, dirinya selaku wakil Pemerintah diminta untuk mendatangi demonstrasi.

"Gubernur dan Wagub tidak takut dan pasti mau bertemu mahasiswa. Tapi beliau sedang dinas luar. Tidak harus gubernur dan wagub juga melayani mahasiswa," katanya.

Lantas, mahasiswa mendesak Nazwir menandatangi tuntutan mereka. Spontan Kepala Kesbangpol Sumbar itu pun menolak. "Saya tidak mau menanda tangani karena yang mereka suarakan itu perlu diluruskan. Jika saya tanda tangan, nanti akan dimanfaatkan. Nanti akan kami bahas dulu. Setelah itu kami sampaikan kepada ke pimpinan," terangnya.

Alhasil, karena tak kunjung disambangi Gubernur dan Wakil Gubernur, ratusan mahasiswa ini pun memilih membubarkan sekitar pukul 16.15 WIB. 

Editor : Yusuf Asyari

Reporter : Riki Chandra

Pertanyakan 3 Tahun Kepemimpinan IP-NA, Mahasiswa Gelar Demonstrasi