Selasa, 19 Februari 2019

Mesin Rusak, Lion Air Tujuan Semarang-Jakarta Batal Terbang

11 Februari 2019, 19:20:20 WIB

JawaPos.com - Pesawat Lion Air tujuan rute Semarang-Jakarta (SRG-CGK) dengan nomor penerbangan JT 507 dilaporkan batal take off di Bandara Ahmad Yani Semarang. Hal ini disebabkan karena rusaknya salah satu bagian mesin pesawat.

PTS General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Agus Sina mengatakan, sesuai jadwal, Lion JT 507 terbang pada pukul 13.05 WIB. "Namun, akibat penundaan ini, penumpang kemudian diberangkatkan kembali pada pukul 18.30 WIB," katanya, Senin (12/2).

Pihaknya tadi sudah meminta para penumpang yang sempat diturunkan di landasan bandara untuk kembali ke ruang tunggu. Meminta mereka selalu meng-update keberangkatan pesawat tersebut melalui FIDS (Flight Information Display System).

Petugas Terminal Inspector dan Customer Service, katanya, tadi sudah berkoordinasi dengan maskapai dan mengarahkan penumpang. Kalau-kalau mereka ingin pindah penerbangan ke maskapai lain atau pun memilih refund.

Sementara itu, Station Manager Lion Air Group Semarang, Arie Setiarto menjelaskan jika JT 507 bukan gagal take off. Melainkan ada kerusakan pada mesin pesawat. "Kalau gagal take off itu saat sudah ada di landasan dan balik lagi, ini masih di apron. Ada kerusakan engine, harus diganti spare part-nya," katanya.

Penggantian spare part mesin ini memang membutuhkan waktu, paling tidak tiga jam. Membuat penumpang mau tidak mau harus turun dan menunggu di ruang tunggu terminal bandara.

Oleh karena itu, pihaknya juga sudah menawarkan kepada para penumpang yang memilih lanjut terbang bisa menggunakan pesawat pengganti yakni Batik Air 502. Bisa pula menjadwalkan ulang penerbangan, atau melakukan refund tiket penerbangan.

"Ada 175 penumpang yang cek in 150, pilihannya ganti pesawat Batik Air 502 yang berangkat sore ini. Atau jadwal ulang dengan pesawat lain atau refund tiket," ujarnya.

Corporate Communications Srategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantono menambahkan, penerbangan JT-507 sudah dipersiapkan dengan sebagaimana mestinya. Proses pemeriksaan telah dilaksanakan sebelum keberangkatan dan dinyatakan layak terbang.

"Ketika posisi pesawat berada di landas parkir (apron) pilot memutuskan untuk kembali ke landas parkir. Keputusan ini guna memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan, dikarenakan pesawat mengalami kendala teknis," imbuhnya.

Usai pemeriksaan oleh teknisi, lanjutnya, pesawat ternyata membutuhkan komponen pengganti dan menunggu didatangkan dari Jakarta. Ini yang membuat penggantian cukup memakan waktu.

"Ada 19 penumpang JT-507 yang diterbangkan dengan penerbangan lainnya. Sisa penumpang JT-507 menggunakan penerbangan berikutnya," katanya lagi.

Pihaknya telah memberikan informasi sehubungan penundaan keberangkatan JT-507 kepada seluruh penumpang. Tidak lupa memberikan kompensasi keterlambatan berdasarkan ketentuan. "Lion Air menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang timbul," tandasnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Tunggul Kumoro

Mesin Rusak, Lion Air Tujuan Semarang-Jakarta Batal Terbang