Senin, 18 Februari 2019

Diduga Korupsi Proyek Mading Elektronik, Eks Kadisdik Kendal Ditahan

Rugikan Negara Rp 4,4 Miliar
11 Februari 2019, 21:12:25 WIB

JawaPos.com - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Jawa Tengah akhirnya menahan dua tersangka terkait kasus dugaan korupsi Mading Elektronik Kendal. Mereka adalah Muryono selaku mantan kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kendal dan Agung Markiyanto selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Berkas perkara tersangka, menurut Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng, Kusnin, telah diterima dari Kejaksaan Negeri Kendal. Untuk kemudian dalam jangka waktu tertentu diserahkan ke Pengadilan Negeri Semarang.

"Sudah P21 dilimpahkan ke kami. Sekarang kami tahan di Lapas Kedungpane. Nanti maksimal 20 hari akan kami limpahkan berkas dakwaan ke PN Semarang,” kata Kusnin, Senin (11/2).

Dikatakannya, saat ini pihaknya masih menunggu satu tersangka lagi. Yakni dari pihak kontraktor berinisial LH. Menurutnya, jika tidak memenuhi panggilan, akan diupayakan cara lain agar bisa ditahan. “Kalau belum datang, ya akan kami cari,” tegasnya.

Kusnin menerangkan, ketiga orang ini dijadikan tersangka atas dugaan korupsi proyek mading elektronik atau e-mading Disdik Kendal Tahun Anggaran 2016. Untuk 30 paket mading elektronik ditujukan bagi 30 SMP se-kabupaten kendal.

Pada 30 paket Mading Elektronik tersebut, 29 buah di antaranya diduga tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan. Dan sesuai audit yang dilakukan oleh BPK, nilai kerugian negara dalam perkara ini mencapai Rp. 4,4 miliar.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Tunggul Kumoro

Diduga Korupsi Proyek Mading Elektronik, Eks Kadisdik Kendal Ditahan