Jawa Pos Logo

TARAKAN – Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Banjarmasin-592 merapat di dermaga Pelabuhan Malundung, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, kemarin (10/4). Kapal sepanjang 125 meter dan selebar 22 meter itu bersandar pukul 13.00 Wita.

Puluhan perwira TNI dari Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tarakan berjejer menyambut kedatangan kapal perang milik satuan mereka tersebut. Dari atas geladak, terdengar suara dentuman dan dentingan alat musik marching band oleh para Kadet Akademi Angkatan Laut (AAL) tingkat II. Mereka ikut serta dalam misi pelayaran KRI buatan asli anak bangsa tersebut.

’’KRI Banjarmasin-592 adalah salah satu kapal perang milik Indonesia yang dibuat asli oleh putera bangsa. Kapal ini dibuat PT PAL Indonesia di Surabaya,’’ kata Komandan KRI Banjarmasin-592 Letkol Laut (P) Jales Jamca Jayamahe kepada Radar Tarakan (Jawa Pos Group).

Untuk menunjukkan kebanggaan itu, menurut dia, kapal tersebut akan dibawa ke acara parade kapal perang International Fleet Review (IFR) 2014 atas undangan pemerintah Republik Rakyat Tiongkok dan Angkatan Laut Tiongkok. Parade tersebut diadakan di Qingdao pada 22 hingga 23 April nanti. Selain itu, ada latihan bersama. ’’Kami membawa 89 taruna AAL. Mereka berlayar ke luar negeri untuk mempromosikan kapal buatan anak bangsa ini,’’ jelasnya.

Keberadaan kapal tersebut di Tarakan adalah bagian dari rangkaian pelayaran Kartika Jala Krida (KJK). Yakni, kegiatan latihan teknis bagi para kadet atau taruna tingkat II yang tengah mendalami ilmu navigasi lingkar besar dan navigasi astronomi.

KRI Banjarmasin-592 berada di Tarakan hingga malam ini (11/4). Meski singkat, ada beberapa agenda kegiatan bagi para kadet AAL. Di antaranya, melakukan promosi di sejumlah sekolah menengah atas dan perkenalan terhadap masyarakat Tarakan dengan berpawai pada Jumat siang ini. (yan/ndy/JPNN/c14/diq)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar